3 Pandangan Keliru Yang Sering Terjadi Pada penyandang disabilitas

Saat ini, pandangan miring dan keliru tentang penyandang disabilitas masih sangat banyak di Indonesia. Sebagian besar masyarakat bahkan memandang sebelah mata kehadiran mereka. Mereka dianggap berbeda, memiliki kekurangan fasilitas difabel, dan tidak bisa memaksimalkan potensi mereka di masyarakat.

Hal ini memanglah miris, mengingat tidak sedikit dari mereka tinggal di tengah-tengah masyarakat, baik dari kalangan bawah hingga atas. Karena, disabilitas bisa menghampiri siapa saja.

Apa sajakah pandangan-pandangan yang keliru tentang para penyandang disabilitas yang umumnya berada di masyarakat? Berikut beberapa di antaranya.

Dianggap Sebagai Objek Atas Belas Kasihan
Sebagian besar masyarakat mungkin merasa iba dan kasihan terhadap para penyandang disabilitas. Mereka beranggapan bahwa para penyandang disabilitas harus dikasihani. Mengapa? Karena mereka mempunyai kekurangan fisik maupun mental.

Kita sering tergerak hatinya ketika melihat mereka kemudian merasa iba dan ingin membantu. Pemikiran seperti ini justru keliru. Semestinya, kita menganggap bahwa mereka memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan kita. Bahkan semestinya kita wajib membantu mereka karena memang kemampuan mereka, bukan karena belas kasihan.

Dianggap Seperti Bahan Lelucon Yang Aneh
Pernahkah Anda melihat para penyandang disabilitas dijadikan bahan lelucon atau tertawaan sebagian orang? Hal ini tentunya sangat tidak manusiawi. Bagaimana tidak? Mereka adalah manusia, warga negara Indonesia yang memiliki hak dan kewajiban yang sama seperti kita pada umumnya.

Namun terkadang, beberapa orang justru menertawai kekurangan mereka, menyepelekan, dan membuatnya sebagai bahan bulian atau lelucon yang sama sekali tidak lucu. Padahal, mereka juga adalah manusia yang mempunyai hak untuk dihargai dan dihormati sesame.

Objek Untuk Dikomersilkan Atau Dipekerjakan
Anda tentunya sudah sering melihat para pekerja serabutan, pengemis, pemulung, penjual, dan pekerjaan lainnya yang dilakukan oleh para penyandang disabilitas. Oknum-oknum tertentu terkadang memanfaatkan kekurangan mereka untuk menjadi belas kasihan orang-orang agar memberikan sesuatu pada mereka.

Seolah-olah mereka dianggap sebagai sesuatu yang harus dikasihani, sehingga mereka diperalat untuk menghasilkan lebih banyak uang oleh beberapa oknum tertentu. Inilah yang sering menjadi permasalahan di negeri ini yang harus segera diselesaikan permasalahannya.

Apakah anda salah satu orang yang memandang keliru tentang para penyandang disabilitas? Jika iya, maka rubahlah mindset anda mulai sekarang juga, mereka adalah sama seperti kita. Mereka mempunyai hak dan kewajiban yang sama seperti kita pada umumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *